Pada Sabtu, 20 September 2008, HMIF menyelenggarakan seminar bertajuk "Open Source, a New Way for Education". Acara yang bertempat di Auditorium Campus Center Timur ITB ini dihadiri
oleh sekitar 100 peserta. Saya bersama tim pengembang OSGX lainnya (Wisnu,
Paul, dan Ahmy) mendapatkan kehormatan untuk menjadi pembicara dalam forum
tersebut, bersanding dengan tokoh-tokoh senior seperti
Dr. Benhard Sitohang (Kepala POSS ITB) dan
Pak Rusmanto (Pemimpin Redaksi InfoLinux).
Seminar ini memiliki catatan sejarah tersendiri dalam perjalanan profesional saya. Ini adalah kali pertama saya didaulat sebagai pembicara dalam sebuah seminar umum. Berbeda dengan sesi pelatihan teknis yang biasa saya bawakan, menyampaikan materi dalam format seminar formal memberikan pengalaman baru dalam hal retorika dan penyampaian visi.
Sesi tersebut dimoderatori oleh Dr.techn. Saiful Akbar (yang juga merupakan dosen penguji Tugas Akhir saya). Saya membawakan materi berjudul "Open Source Application in Education", yang pada intinya merupakan pemaparan mengenai implementasi OSGX. Meskipun sempat terjadi kendala teknis terkait pasokan listrik yang mengharuskan perpindahan lokasi, agenda tetap berjalan dengan lancar.
Momen spesial lainnya dalam acara ini adalah OSGX Release Party. Kami membagikan Live CD/DVD OSGX 1.0 versi Basic Edition dan Informatics Edition. Bagi rekan-rekan yang belum familiar, OSGX adalah distribusi Linux yang kami kembangkan khusus untuk kebutuhan civitas akademika, terutama di lingkungan ITB. Di dalamnya, kami telah memaketkan berbagai aplikasi esensial untuk menunjang kegiatan perkuliahan dan produktivitas harian. Kami mengundang siapa pun yang tertarik untuk bergabung dan berkolaborasi dalam OSGX Community.
Sebagai penutup, saya ingin menekankan pentingnya penggunaan perangkat lunak yang legal. Terlepas dari apakah kita menggunakan produk berbasis Proprietary (seperti Microsoft) atau Open Source, integritas dalam menghargai hak kekayaan intelektual adalah hal yang utama. Pilihan saya pribadi tetap konsisten pada ekosistem Open Source karena nilai transparansi dan semangat kolaborasinya.

